Pages

Thursday, October 9, 2014

Selamat Tinggal Jerawat

selamat tinggal jerawat
Masih ingat jerawat yang bermunculan diwajah saya beberapa bulan lalu taraaaaaa ...
I promote this, 'couse I already feel _~` come to mama hihihihi

Yang saya rasakan dengan kasus jerawat / acne saya ini :
1. Membunuh kuman di Wajah yang Jerawat
2. Jerawat saya cepat kering dan mengecil
3. Pori-Pori wajah menjadi lebih kecil
4. Mencerahkan wajah (Beda dengan memutihkan tapi ini mencerahkan)
5. Kulit wajah menjadi lebih kencang dan lembab




Bagi anda yang tidak berjerawat , LEBIH BAGUS lagi.
Dengan menggunakan Nano Spray berarti anda menjaga kulit anda dari Kuman2 yang menimbulkan Jerawat,,, menjaga kelembapan wajah, dan menjadikan kulih wajah anda cerah merona

Bagi anda yang sudah lanjut usia (Penuan), SANGAT LEBIH BAGUS lagi
Gunakan Nano Spray + Magic Stick
Selamat tinggal keriput !!!

|| Nano Spray + Magic Stick IDR 2.400.000
|| Nano Spray IDR 1.700.000
|| Magic Stick IDR 1.400.000

Ibu sudah menyaksikan bagaimana wajah Intan berubah menjadi kencang putih bersih, tapi yang lebih menonjol cantik bercahaya. Ibu jadi heran.ada beberapa tetangga menyapa "Kok intan tambah cantik setelah menikah, padahal rahasianya NANO Spray
Menabjubkan

Mau.... hub.081343643257
Model : Intan Safwan Lambogo
Read More >>

Saturday, October 4, 2014

Rajin Membersihkan Wajah Dapat Menghilangkan Jerawat

Rajin Membersihkan Wajah Dapat Menghilangkan Jerawat
Make up adalah hal yang sering dilakukan perempuan untuk menjaga penampilan mereka, walau wajah mereka bermasalah, tapi make up tetap dilakukannya. Hal tersebut dilakukan karena untuk menutupi kekurangan, misalnya untuk menutup bekas jerawat / acne, sehingga penampilan lebih baik dan menambah rasa percaya diri. Namun apakah masalah kulit wajah hanya ditutupi oleh make up saja ?. Tentu saja tidak, karena make up hanya menutupi dan bukan mengatasi masalah jerawat. Sebaiknya kita harus merawat wajah kita, untuk mendapatkan penampilan yang cantik.

Beberapa menganggap bahwa make up bisa memperburuk masalah pada kulit, terutama masalah jerawat. Jerawat akan lebih parah jika bermake up. Biasanya masalah kulit yang timbul karena pemakaian make up, bukan disebabkan oleh produk make up itu sendiri, tetapi diakibatkan pembersihan yang tidak sempurna, serta perawatan wajah yang salah. Sebenarnya tidak masalah menggunakan make up, hanya saja yang perlu diperhatikan adalah pembersihan dan perawatan wajah.

Untuk kasus jerawat tertentu yang parah, dokter menyarankan untuk tidak menggunakan make up terlebih dahulu, untuk pengobatan optimal. Tidak jarang banyak pasien yang mengeluhkan hal ini, karena mereka merasa tidak percaya diri dengan penampilan wajah yang cenderung berminyak dan mengkilap apabila sedang dalam masa pengobatan, karena efek dari penggunaan krim tertentu. Sebenarnya jika disimak lebih jauh lagi, dokter juga menciptakan bedak khusus atau minimal foundation khusus yang dapat direkomendasikan untuk masalah wajah berjerawat. Bukan sekadar iklan atau bisnis semata, tetapi dengan bedak dan foundation yang dibuat, ada kandungan tertentu yang dapat membantu mengurangi masalah jerawat.

Kita mendapat dua keuntungan dari hal tersebut, Anda tetap dapat berpenampilan lebih baik, di sisi lain juga sekaligus mengurangi masalah jerawat, karena efek pengobatan dari produk tersebut. Maka alangkah baiknya jika wajah Anda bermasalah dengan jerawat, konsultasikan dengan dokter ahli kecantikan dan kesehatan kulit.

Dalam hal membersihkan wajah, perlu diingat bahwa karena Anda memakai make up, ada dua langkah membersihkan muka yang wajib Anda lakukan :

Pertama, bersihkan make up secara menyeluruh menggunakan susu pembersih atau cleansing milk, cleansing balm, atau cleansing oil, sesuai dengan jenis kulit. Pastikan tidak ada make up yang tersisa di wajah Anda.

Kedua, Setelah make up dibersihkan dengan cleansing milk, maka lanjutkan dengan membersihkan muka dengan sabun muka, sehingga pori-pori wajah bersih sempurna. Proses ini disebut dengan double cleansing. Setelah kulit wajah dibersihkan, keringkan dengan handuk yang lembut. Lalu semprotkanlah toner ke wajah agar dapat mengembalikan pH alami pada kulit.

Jangan sampai Anda malas membersihkan wajah, apalagi jika make up masih ada pada kulit, pori-pori akan tersumbat oleh sisa make up tersebut, sehingga dapat memperparah jerawat. Pembersihan yang tidak sempurna, dapat menimbulkan masalah pada kulit, apalagi kalau wajah tidak dibersihkan sama sekali, bisa Anda bayangkan, bukan?. Perawatan mingguan, lakukan scrub seminggu dua kali, jangan sembarangan menggunakan scrub, apalagi untuk kondisi wajah yang masih berjerawat. Ada scrub khusus yang cocok untuk kondisi ini, gunakan scrub halus (without granule), Anda dapat menanyakan pada dokter ahli mengenai scrub yang cocok untuk kulit berjerawat tersebut. Anda juga dapat menggunakan masker seminggu sekali. Ada berbagai macam bentuk masker gunakan pula masker yang cocok untuk kondisi kulit berjerawat.

Perawatan bulanan, lakukan perawatan facial secara rutin dalam sebulan sekali, untuk pembersihan lebih dalam dan pengangkatan komedo, sehingga wajah bersih maksimal, sekaligus mencegah timbulnya jerawat.

Jika Anda merawat kulit dengan baik, maka masalah jerawat sebenarnya dapat dihindari, sekalipun Anda menggunakan make up, hal ini malah tidak akan mengganggu sama sekali, kecuali dari produk make up nya sendiri yang dapat menyebabkan ketidakcocokan pada kulit wajah Anda. Tanyakan pada dokter ahli mengenai make up yang cocok untuk kondisi wajah Anda. Sekian, semoga bermanfaat.
Read More >>

Bawang Putih Dapat Menghilangkan Jerawat

Bawang Putih Dapat Menghilangkan Jerawat
Jerawat atau Acne adalah salah masalah yang banyak dialami wanita maupun pria, karena dengan wajah yang penuh jerawat dan bekas-bekas jerawat membuat kita kehilangan rasa percaya diri. Sudah banyak cara yang digunakan untuk menghilangkan jerawat, antara lain dengan obat, suntik jerawat, namun ternyata bawang putih juga dapat menghilangkan jerawat. Oke lanjut kita artikel bahas hal tersebut.

Jerawat yang merah atau sudah membangkak ternyata bisa diobati dengan bawang putih. Walaupun bawang putih digunakan sebagai bumbu masakan, ternyata juga berkhasiat sebagai antibakteri yang dapat mengurangi peradangan pada kulit wajah kita, termasuk juga pada kulit yang terkena jerawat. Selain itu bawang putih mengandung komponen zat organosulfur yang dapat menghaluskan dan melembutkan kembali kulit yang terkena jerawat. Stretch Mark atau guratan panjang pada kulit yang diakibatkan oleh perubahan tubuh dari kurus ke gemuk, dapat dihilangkan dengan menggunakan bawang putih. Tentunya anda sudah mengenal dengan minyak Atsiri yang mengandung bawang putih yang berguna menghilangkan bakteri yang mengganggu kesehatan kita.

Bawang putih mengandung antibiotik alami yang berada di dalam tubuh, serta juga mengandung Vitamin A, B, C, potasium dan kalsium. Kita ketahui Vitamin A dapat melembabkan kulit yang kering dan keriput, serta mengatasi masalah jerawat. Bawang putih juga mengandung karoten dan selenium yang merupakan antioksidan sebagai penangkal radikal bebas atau racun di dalam tubuh. Selenium merupakan mikro mineral yang bekerja sebagai antikerusakan dan antioksidan dari sel-sel tubuh, yang dapat mengakibat zat-zat racun yang merusak sel tubuh yang normal. Bawang putih dapat bermanfaat sebagai penawar racun yang melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.

Selain dapat mengatasi jerawat, bawang putih juga bermanfaat untuk kesehatan seperti meningkatkan gairah seks, menghilangkan gejala flu, membunuh cacing perut, mengobati rematik dan juga menghilangkan insomnia. Bawang putih juga dapat memerangi penyakit degeneratif seperti kanker, hipertensi, stroke, jantung koroner, diabetes dan ketidakseimbangan kolesterol. Para ahli telah menemukan manfaat baru bawang putih yaitu dapat mencegah berat badan dan dapat juga menurunkan berat badan.

Bawang putih dapat juga dimakan mentah. Menurut Herbalis lndriana Kumala Dewi, untuk mengatasi jerawat bawang putih dimakan secara mentah 1-2 siung setiap hari. Bila tidak suka dengan aromanya yang getir maka bisa ditambahkan dengan bahan lain seperti sayur-sayuran untuk menyamarkan rasa dan aroma asli dari bawang putih. Saat mengolah sayur, perbanyak cita rasa bawang putihnya.

Selain dimakan langsung, menurut Hesti Widya Ningrum, herbalis sekaligus pemilik klinik herbal, untuk mengatasi jerawat bawang putih juga bisa dibuat masker. Caranya 1-2 siung bawang putih dihaluskan, kemudian dioleskan pada bagian wajah yang berjerawat, lalu didiamkan selama semalaman. Saat pemakaian akan timbul efek panas pada wajah yang berjerawat, namun efek tersebut justru merupakan proses zat antiperadangan pada bawang putih sedang bekerja dengan baik.

Cara lain yang bisa anda gunakan adalah bawang putih dapat dicampurkan pada masker yang biasa kita gunakan, lalu ditempelkan pada wajah yang berjerawat. Masker ini sebaiknya digunakan seminggu sekali. Gunakan tumbukan bawang putih sebagai scrub di wajah hal ini juga berkhasiat untuk menghilangkan komedo yang membandel. Usapkan pada kulit wajah sambil sedikit dipijat dengan gerakan yang memutar.

Namun demikian walau bawah putih mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan, bawang putih juga berbahaya bagi kesehatan kulit apabila digunakan secara berlebihan. Kenapa bisa demikian ?. Karena bawang putih mengandung antibakteri dan peradangan yang dapat mengikis kekebalan tubuh kulit kita. Selain itu antibiotic yang berlebihan dapat mengurangi kesehatan tubuh dan nafas kita menjadi bau atau tidak sedap.
Bawang Putih Dapat Menghilangkan Jerawat

Read More >>

Bekas Jerawat Dapat Dihilangkan

Bekas Jerawat Dapat Dihilangkan
Adanya bekas jerawat yang biasa disebut dengan vlek, baik itu vlek berwarna hitam ataupun vlek berwarna merah di sekitar wajah, tentunya sangat mengganggu penampilan Anda. Vlek tersebut timbul karena secara tidak sengaja kita sering menggaruk, bahkan memencet komedo atau jerawat yang ada di wajah. Sehingga muncul kelainan warna pigmentasi, sehingga membekas di wajah kita. Yang paling parah lagi bila bekas jerawat kita menjadi lubang atau biasa disebut dengan bopeng, maka disarankan untuk tidak memegang jerawat, apalagi memencet jerawat kita.

Bila Anda mempunyai kulit dengan jerawat kecil-kecil, Anda dapat melakukan perawatan atau treatment facial, namun inipun harus konsultasi dengan orang yang mengerti dengan masalah kulit dan kecantikan. Dan apabila timbul jerawat yang besar, maka hindari dulu menggunakan facial, karena bisa saja meimbulkan bopeng pada wajah kita.

Mengatasi vlek yang ada di wajah kita, dapat dilakukan dengan menggunakan krim khusus yang mengandung acid dan retinoit atau bleaching agent. Karena bleaching agent ini dapat memutihkan, mencerahkan dan menyamarkan bekas jerawat Anda. Para ahli kulit biasanya telah membuat krim malam atau night cream untuk mengatasi bekas jerawat. Khusus untuk vlek hitam, dapat menggunakan peeling, karena dengan peeling kulit yang terkena dengan vlek hitam, dapat terkelupas dengan aman.

Cara kerja peeling tersebut sama dengan menghilangkan daki pada kulit kita, tapi harus dilaksanakan atau dilakukan beberapa kali treatment, agar kulit wajah kita cantik kembali. Dianjurkan melakukan peeling dua minggu sekali.

Nah untuk kulit wajah yang sudah berlubang, jangan putus asa, kita dapat melakukan perawatan atau treatment dengan menggunakan laser pixel. Namun efek yang timbul dari proses menggunakan laser pixel adalah menimbulkan rasa panas dan gatal disekitar kulit wajah. Untuk itu sebelum menggunakannya dianjurkan minum obat penghilang rasa sakit terlebih dahulu.
Read More >>

Kuning Telur, Cuka dan Lidah Buaya dapat mempercantik wajah

Seringkali kita mendengar bahwa dengan memiliki wajah yang berminyak itu sangat merepotkan. Namun apabila kita rajin dan rutin menjaga kesehatan wajah, maka wajah yang berminyak dapat berubah menjadi bersih, mempesona dan menjadi cerah. Kalau kita rajin melakukan perawatan dengan menggunakan bahan alami seperti kuning telur, cuka dan lidah buaya, maka kandungan minyak pada wajah andah dapat berkurang. Benarkah hal tersebut ?

Mempunyai wajah yang berminyak memang patut kita berhati-hati, karena kandungan sebum didalam kelenjar sebasea lebih banya, sehingga kotoran yang tidak dibersihkan akan menumpuk, sehingga dapat menimbulkan jerawat / acne. Jerawat adalah salah satu masalah kulit, yang paling mengganggu bagi banyak wanita, karena wajah akan menjadi lebih kotor, kusam dan terlihat mengkilat, sehingga tentu saja akan mempengaruhi penampilan anda. Kulit wajah yang berminyak biasanya ditandai dengan kulit yang cenderung akan lebih tebal dan pori-pori lebih lebar. 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam mengurang timbulnya jerawat, seperti rutin mencuci wajah minimal dua kali dalam sehari, sebelum dan sesudah kita melakukan kegiatan sehari-hari. Cara lainnya adalah dengan menghilangkan minyak pada wajah anda dengan kertas penyerap minyak, serta membersihkan  make up setelah melakukan kegiatan sehari-hari. Agar wajah kita tidak terlalu mengkilap karena minyak, ada beberapa bahan tradisional yang alami yang dapat digunakan yaitu lidah buaya, cuka dan kuning telur.

Kuning Telur dapat mempercantik wajah
1. Kuning Telur
Kuning telur mengandung banyak mineral dan vitamin yang tidak hanya dapat bermanfaat bagi kesehatan, tapi juga bagi kecantikan kita. Kuning telur mengandung vitamin B12, zinc dan zat besi yang dapat membantu kulit wajah yang berminyat. Selain itu kuning telur juga bermanfaat digunakan sebagai masker.

Cara menggunakan kuning telur :
Ambil Cotton buds kemudian ditempelkan pada bagian wajah yang berminyak. Apabila seseorang yang memiliki kulit wajah yang kombinasi, biasanya didaerah T atau daerah pada dahi hingga hidung yang banyak mengandung minyak. Berikan kuning telur yang sudah kita pisahkan dengan putih telur pada wilayah daerah T, lalu diamkan selama 15 menit. Selanjutnya cuci dengan menggunakan air hangat, selanjutnya cuci lagi dengan menggunakan air dingin, supaya pori-pori wajah tertutup kembali. Kuning telur yang mengandung vitamin E, dengan vitamin E dapat mengurangi produksi minyak pada wajah. Setiap manusia mempunyai jenis kulit yang berbeda-beda, dengan menjaga kebersihan wajah adalah hal yang utama. Bila Anda memiliki jenis kulit wajah yang berminyak, maka sebaiknya melakukan perawatan dalam dua kali seminggu, bisa juga sebelum kita tidur di malam hari. Perawatan yang sering kita lakukan dalam satu bulan dapat menghilangkan kulit berminyak, apabila tidak kita jaga, maka akan memakan waktu 3 – 6 bulan.

Cuka dapat mempercantik wajah
2. Cuka
Cuka adalah bahan pelengkap masakan, tapi juga dapat bermanfaat bagi kecantikan kulit wajah. Gunakan masker cuka untuk kulit berminyak, karena dapat mengurangi sebum pada wajah, sehingga jerawat dapat teratasi.

Tujuan dari exfoliation alami menggunakan cuka adalah mengangkat sel-sel kulit mati, mengangkat kotoran yang menyumbat kulit dan menyebabkan timbulnya jerawat, melancarkan aliran darah pada wajah sehingga membuat wajah terlihat lebih putih dan cerah. Manfaat lainnya dari Cuka adalah membuka pori-pori wajah agar krim-krim kecantikan seperti moisturizer, masker dan serum wajah dapat meresap dengan sempurna ke dalam kulit wajah.

Cara melakukan perawatan ini cukup mudah, yaitu dengan menggunakan cuka apel atau cuka putih. Wajah yang sudah dibersihkan dengan sabun pembersih wajah, dilap kering, lalu rendam sapu tangan dengan air cuka, lalu peras tapi jangan sampai terlalu kering. Tempelkan sapu tangan yang terendam dengan air cuka pada wajah dan diamkan selama 10-15 menit. Lalu bilas dengan air dingin. Bila kulit sensitif, campurkan cuka dengan air dengan perbandingan 1:1. Misalkan 200 ml air dan 200 ml cuka. Atau bisa juga membekukan air cuka untuk memberikan efek pendinginan. Untuk hasil yang maksimal dapat melakukan perawatan setiap malam sebelum tidur selama dua hingga tiga minggu. Produksi minyak pada wajah akan berkurang, sehingga jerawat tidak mudah lagi muncul.

Menurut Edwina Rahmayanti, herbalis, penggunaan cuka sebagai perawatan harus lebih hati-hati. Karena cuka yang ada di pasaran mengandung zat kimia sintetis, yang ditakutkan akan menimbulkan luka pada kulit wajah. Zat sintetis yang terkandung dalam cuka dapat menyebabkan kulit mengelupas, radang dan terbakar. Namun, jika menggunakan cuka apel atau cuka dengan bahan non-sintetis cukup aman digunakan. Selain itu, agar penggunaan cuka aman, maka sebaiknya cairan cuka dicairkan lagi dengan air bersih agar tidak terlalu kental sebelurn digunakan sebagai masker cuka.

Lidah Buaya dapat mempercantik wajah
3. Lidah Buaya
Lidah buaya yang dikenal dengan nama latin Aloe Vera atau Aloe Barbadensis Milleer adalah tanaman yang mengandung manfaat bagi kecantikan wajah. Dengan daging lidah buaya, memiliki kandungan untuk perawatan kecantikam, seperti wajah, rambut dan tubuh kita. Adapun vitamin yang terkandung dalam lidah buaya adalah vitamin A, C dan E yang sangat baik bagi kesehatan kulit wajah kita. Selain itu lidah buaya juga mengandung Antimikroba dan asam Amino yang dapat menghilangkan jerawat, menghilangkan bekas luka, meremajakan kulit dan mendetoksifikasi kulit kita.

Cara membuat masker lidah buaya untuk menghilangkan jerawat dan perawatan kulit berminyak cukup mudah, yaitu dengan mengupas kulit lidah buaya dan membersihkan lendir dari daging lidah buaya dengan air bersih. Lalu potong kecil-kecil daging lidah buaya, blender hingga lidah buaya dengan kasar. Lalu bersihkan kulit wajah dengan sabun pembersih khusus wajah, dan oleskan lidah buaya yang sudah dihancurkan pada wajah lalu diamkan selama 20 menit. Setelah itu bersihkan dengan air hangat agar pori-pori wajah terbuka lalu lanjutkan dengan membasuhkan air dingin untuk menutup pori-pori kulit wajah. Lakukan perawatan ini selama dua minggu berturut-turut hingga jerawat yang timbul mengecil.

Yang Harus Dihindari. Di samping melakukan perawatan dengan bahan-bahan alami, menurut Dr. Mohamad zia Ulhaq, herbalis, agar kulit tidak berminyak sebaiknya Anda menghindari beberapa makanan seperti kacang-kacangan, makanan panas, pedas, berminyak dan bersantan. Selain itu hindari asap rokok dan aktivitas yang berlebih agar kelenjar sebum atau sebasea tidak aktif secara berlebih. Asap rokok sangat berpengaruh karena bisa menyebabkan penumpukan sel kulit mati dan kulit tidak teroksidasi dengan baik.

Jika sudah menghindari faktor penyebabnya maka langkah yang dilakukan untuk perawatan kulit berminyak antara lain memakai masker   cuka, lidah buaya, dan kuning telur. Disarankan juga untuk melakukan olahraga agar tubuh berkeringat karena dalam, keadaan berolahraga kelenjar minyak akan aktif. Setelah berolahraga bersihkan wajah untuk mengurangi minyak berlebih atau kelenjar sebasea agar tidak terlalu aktif serta hindari pemakaian pakaian terlalu ketat agar tidak terlalu lembab.

Pemakaian masker bisa dilakukan setiap hari dan imbangi dengan proses pemijatan agar wajah terelaksasi dengan baik. Bisa saja pemakaian masker dua kali sehari misalnya masker madu, pada pagi hari dan masker bengkuang pada malam hari, lakukan hingga kadar minyak di wajah berkurang. 

Kulit Berminyak. Berdasarkan pendapat dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Tina Wardhani Wisesa, SpKK, mengemukakan bahwa memiliki kulit wajah berminyak harus diperlukan perhatian yang lebih, dibanding dengan jenis kulit wajah normal atau sensitif, bahkan jenis kulit yang kombinasi. Karena kulit wajah berminyak lebih tebal dan pori-pori lebih lebar, sehingga jika kegiatan terlalu banyak, maka tubuh bisa berkeringat. Sehingga wajahpun akan lebih mudah menghasilkan sebum yang diproduksi pada kelenjar sebasea. 

Kulit wajah berminyak memang biasanya terlihat lebih kusam, kotor, dan mengkilap. Untuk mengatasi produksi minyak dapat menggunakan kertas penyerap minyak, namun perlu diingat kertas penyerap hanya menghilangkan minyak sementara sehingga-wajah tidak terlalu mengkilap.

Sebenarnya perlu perawatan khusus seperti mencuci wajah setiap hari minimal dua hingga tiga kali. Gunakan sabun pembersih tanpa pewangi atau hindari pembersih yang mengandung minyak. Oleskan juga sunblock untuk melindungi kulit wajah sebelum beraktivitas di luar rumah. Penggunaan make up pun harus berhati-hati dan sebaiknya menggunakan produk make up khusus untuk kulit berminyak. Tidak dianjurkan menggunakan bedak tabur karena mampu memperbanyak produksi minyak pada wajah. Anda dapat menggunakan bedak cair karena bersifat astringent dan mengandung antioksidan yang lebih kuat, mudah dibersihkan dan membantu mengecilkan pori-pori wajah.

Apabila kotoran yang ada dikulit wajah belum bersih oleh sabun pembersih, maka lakukan perawatan fasial, agar komedo yang akan menjadi jerawat, bisa disembuhkan. Maka lakukanlah perawatan fasial selama dua minggu sekali. Dan apabila komedo berkurang, maka lakukan perawatan selama satu bulan sekali. Perlu diingat selain kita melakukan perawatan kecantikan, kita juga perlu menjaga pola makan yang teratur. Karena dengan makan teratur, dapat menghindari jumlah lemak sebum. Lakukan diet rendah lemak dan karbohidrat. Hidup yang teratur dengan istirahat yang cukup, sebaiknya lakukan istirahat 8 jam dalam sehari. Jangan makan makanan pedas, jangan merokok dan perbanyaklah minum air putih untuk membantu kelembaban kulit tubuh kita.
Read More >>

Wednesday, October 1, 2014

Eating chocolate cause acne?

Eating chocolate cause acne?
No studies have shown that eating chocolate or fatty foods is in no way related to acne breakouts. Odd, is not it, that all the food in question with the skin causes an uneven happens to be really tasty? Chocolate, candy, nuts, baking soda, fried foods, chips ... I could go on.

It seems over the years almost all food has been blamed for about acne in one form or another - even water would you believe! The reality is that there is no scientific evidence to show high carbohydrate and high fat intake has an effect on the production of excessively oily skin and after an outbreak of acne. The problem is, there are so many factors that can cause acne to worsen it are hard work to isolate a single.

For many years, milk products have been associated with acne. It has been reported acne sufferers eliminating milk from their diet and see an improvement in their condition. The results of studies conducted by the Harvard Medical School appears on the face of it (please excuse the pun), to confirm this.

They asked 6500 young pimply, both boys and girls, to monitor their milk over a specified period of time. The results were interesting. They have shown a clear association between the level of milk consumption and severity of acne. Equally interesting is that the results observed were independent of the fat content of the milk, whether "all", "reduced fat" or "fat."

Drink milk to instant breakfast, cottage cheese and cream cheese showed significant associations with acne, while other dairy products have little effect if any. In the study, the girls were made more than boys. It has been suggested that hormones produced naturally in cow's milk (especially cow pregnant) caused the increase among girls effect.

Also, if you are a teenager and thought to try this, just remember that milk is an important source of calcium for people your age. You will need to make sure you get enough calcium while trying a diet without dairy products.

They say that stress is related to the types of food you eat. Stress itself will also burn your acne. So if you are someone who tends to eat more junky foods when you are stressed you ... only exacerbates the problem. Try to monitor the food you eat. If you think a particular type of food makes your acne, reduce your intake stressed ... or not!

Be reasonable though. You clearly do not benefit from malnutrition. Although I've never heard of anyone becoming malnourished abandon high-fat, high-carb junk food, or any of the other people complaining about food as the cause of acne breakouts.

Finally, I am told that it is a substance that when consumed in large enough volume will have a detrimental effect on acne. And it is iodine. So do not go overboard on the food high in iodine, such as seaweed.

In conclusion, the secret of food and what you eat is moderation. The abuse of anything will have a real negative effect on your body ... your acne just happens to come along for the ride!
Read More >>

Monday, September 29, 2014

Causes of Acne

Three factors contribute to the formation of acne:
  1. Overproduction of oil (sebum)
  2. Irregular shedding of dead skin cells resulting in irritation of the hair follicles of your skin
  3. Buildup of bacteria
Acne occurs when the hair follicles become plugged with oil and dead skin cells. Hair follicles are connected to sebaceous glands. These glands secrete an oily substance known as sebum to lubricate your hair and skin. Sebum normally travels up along the hair shafts and then out through the openings of the hair follicles onto the surface of your skin. When your body produces an excess amount of sebum and dead skin cells, the two can build up in the hair follicles and form together as a soft plug, creating an environment where bacteria can thrive.
This plug may cause the follicle wall to bulge and produce a whitehead. Or, the plug may be open to the surface and may darken, causing a blackhead. Pimples are raised red spots with a white center that develop when blocked hair follicles become inflamed or infected. Blockages and inflammation that develop deep inside hair follicles produce lumps beneath the surface of your skin called cysts. Other pores in your skin, which are the openings of the sweat glands onto your skin, aren't normally involved in acne.

Factors that may worsen acne

These factors can trigger or aggravate an existing case of acne:
  • Hormones. Androgen's are hormones that increase in boys and girls during puberty and cause the sebaceous glands to enlarge and make more sebum. Hormonal changes related to pregnancy and the use of oral contraceptives can also affect sebum production.
    Hormonal activity, such as menstrual cycles and puberty, may contribute to the formation of acne. During puberty, an increase in sex hormones called androgens cause the follicular glands to grow larger and make more sebum; A similar increase in androgens occurs during pregnancy, also leading to increased sebum production. Use of anabolic steroids may have a similar effect. Several hormones have been linked to acne: the androgens testosterone, dihydrotestosterone (DHT) and dehydroepiandrosterone sulfate (DHEAS), as well as insulin-like growth factor 1 (IGF-I).
    Development of acne vulgaris in later years is uncommon, although the incidence of rosacea, which may have a similar presentation, is increased in older age groups. True acne vulgaris in adult women may be a feature of an underlying condition such as pregnancy, or disorders such as polycystic ovary syndrome, hirsutism, or Cushing's syndrome. Menopause-associated acne (known as acne climacterica) occurs as production of the natural anti-acne ovarian hormones estradiol and progesterone fail, permitting the acnegenic hormone testosterone to exert its effects unopposed.
  • Psychological. While the connection between acne and stress has been debated, scientific research indicates that "increased acne severity" is "associated with increased stress levels." The National Institutes of Health (USA) list stress as a factor that "can cause an acne flare."
  • Infectious. Propionibacterium acnes (P. acnes) is the anaerobic bacterium species that is widely concluded to cause acne, though Staphylococcus aureus has been universally discovered to play some role since normal pores appear colonized only by P. acnes. Regardless, there are specific clonal sub-strains of P. acnes associated with normal skin health and others with long-term acne problems. It is as yet inconclusive whether any of these undesirable strains evolve on-site in the adverse conditions or are all pathogenically acquired, or possibly both depending on the individual patient. These strains either have the capability of changing, perpetuating, or adapting to, the abnormal cycle of inflammation, oil production, and inadequate sloughing activities of acne pores. At least one particularly virulent strain, though, has been circulating around Europe for at least 87 years. In vitro, resistance of P. acnes to commonly used antibiotics has been increasing, as well. It is unclear if the parasitic mite Demodex, has an effect.
  • Certain medications. Drugs containing corticosteroids, androgen's or lithium are known to cause acne.
  • Diet. Studies indicate that certain dietary factors, including dairy products and carbohydrate-rich foods — such as bread, bagels and chips, which increase blood sugar — may trigger acne.
    The relationship between diet and acne is unclear as there is no good quality evidence. However, a high glycemic load diet is associated with worsening acne. There is also a positive association between the consumption of milk and a greater rate and severity of acne. Other associations such as chocolate and salt are not supported by the evidence. Chocolate does contain a varying amount of sugar that can lead to a high glycemic load and it can be made with or without milk. There may be a relationship between acne and insulin metabolism and one trial found a relationship between acne and obesity.
Acne myths

Contrary to what some people think, these factors have little effect on acne:
  1. Greasy foods and chocolate have proved to have little to no effect on the development or course of acne.
  2. Dirty skin. Acne isn't caused by dirt. In fact, scrubbing the skin too hard or cleansing with harsh soaps or chemicals irritates the skin and can make acne worse. Simple cleansing of the skin to remove excess oil and dead skin cells is all that's required.
Read More >>